Author Archives: Zammir Ribah

About Zammir Ribah

From Aero to Hero

Mengeluarkan Isi ‘Trashbag’


Seperti yang saya katakan pada postingan sebelumnya bahwa saya ini mengoleksi banyak draft tulisan yang tidak selesai hingga publish. Ada tulisan tersebut berdasarkan keresahan saya melihat fenomena yang ramai terjadi saat itu di medsos. Akan tetapi, beban pekerjaan saya sehari-hari ternyata lebih meresahkan. Hingga akhirnya saya berpikir ulang, bahwa tulisan saya hanyalah sampah dari emosi sesaat dan keinginan semu untuk beropini biar terlihat ‘kekinian’. Memberikan tenaga pikiran untuk suatu hal ramai yang hanya numpang lewat itu bagi saya sia-sia, apalagi kalau hal tersebut tidak ada efek besar dalam hidup saya. Akan tetapi ada juga draft tulisan yang saya ingin sekali selesaikan, tapi terhambat dengan kesibukan dan rasa malas. Continue reading

Advertisements

Kembali Lagi


Udah sekian lama blog ini vakum, dari sejak pertama mendapatkan pekerjaan pada Agustus tahun lalu, hingga sekarang udah pindah pekerjaan lagi. Sekian lama juga saya membiarkan banyak tulisan yang hanya dijadikan draft.

Akhirnya saya kembali menulis lagi, walaupun ini sebenarnya hanyalah postingan coba-coba. Karena saat menulis ini saya memakai WordPress App. Berhubung nulisnya di smartphone mungkin jangan harap tulisannya bisa sampai 1000 kata lebih, sebab saya juga belum terbiasa mengetik kalimat di smartphone sampai panjang.

Berhubung nulisnya ga akan panjang, maka basa-basi nya juga saya batasi. Jadi, saya mau ngasih kabar saja kalau saya sekarang bekerja di Pusat Teknologi Satelit LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) Republik Indonesia dengan status CPNS. Saya ikut mendaftar ujian CPNS Oktober tahun lalu dan Alhamdulillah lolos.

Sayangnya masih banyak orang yang tidak tahu LAPAN ketika ada orang yang bertanya LAPAN itu apa dan kegiatan yang dilakukan di sana itu apa aja. Mungkin saat ini buat yang belum tahu silakan Googling aja ya.

Cukup sekian dari saya, semoga ini awal memulai aktif lagi di sini.

Selamat sore

Pare, Tidak Sekedar Belajar Inggris


PhotoGrid_1499434489615.png

Beberapa bulan sebelum saya lulus kuliah, saya sudah punya keinginan untuk mengikuti kursus bahasa inggris. Karena saya merasa kemampuan bahasa inggris saya butuh di-upgrade dan harus sering dilatih jika saya punya impian untuk melanjutkan S2 di luar negeri atau setidaknya punya interaksi antar masyarakat global hehe. Saya sering mendengar cerita orang-orang tentang Kampung Inggris Pare yang terkenal di Indonesia sebagai tempat kursus bahasa Inggris yang bagus. Setelah mencari tahu dan tanya ke beberapa teman, saya putuskan untuk pergi kesana pada bulan Mei 2017. Sejarah kampung inggris, info pendaftaran dan tempat kursusnya bisa dicari sendiri ya haha. Soalnya saya tidak akan bahas hal yang sudah dijelaskan oleh website yang sudah ada :). Sebetulnya nih, selain misi buat kursus saya juga punya misi lain. Misi liburan tentunya. Karena saya ingin sejenak mengasingkan diri dari kehidupan keramaian Bandung dan juga sedikit demi sedikit menyiapkan masa depan setelah lulus kuliah. Continue reading

Berziarah ke Kajen, Desa Para Santri


PhotoGrid_1493648590843

Setelah diwisuda 1 April kemarin, saya ada banyak waktu berlibur sebelum menyibukkan diri untuk bersiap mengirim lamaran kerja sana-sini maupun berjuang mendapatkan beasiswa S2. Setelah melalui gerbang kelulusan dengan beragam gejolak dibaliknya, sepertinya saya layak untuk mendapatkan liburan. Mungkin sebagian teman saya ada yang sedang berlibur di pantai, gunung, atau jalan-jalan di suatu destinasi wisata lainnya. Kalau saya, tidak terpikirkan sebelumnya, berwisata religi ke Desa Kajen, Pati, Jawa Tengah. Ide ke tempat ini berasal dari kakak saya yang sedang hamil tiba-tiba mengajak ke sini untuk berziarah. Hingga akhirnya sekeluarga saya berangkat bersama ke Kajen hari Minggu sore, 30 April 2016. Continue reading