Berziarah ke Kajen, Desa Para Santri


PhotoGrid_1493648590843

Setelah diwisuda 1 April kemarin, saya ada banyak waktu berlibur sebelum menyibukkan diri untuk bersiap mengirim lamaran kerja sana-sini maupun berjuang mendapatkan beasiswa S2. Setelah melalui gerbang kelulusan dengan beragam gejolak dibaliknya, sepertinya saya layak untuk mendapatkan liburan. Mungkin sebagian teman saya ada yang sedang berlibur di pantai, gunung, atau jalan-jalan di suatu destinasi wisata lainnya. Kalau saya, tidak terpikirkan sebelumnya, berwisata religi ke Desa Kajen, Pati, Jawa Tengah. Ide ke tempat ini berasal dari kakak saya yang sedang hamil tiba-tiba mengajak ke sini untuk berziarah. Hingga akhirnya sekeluarga saya berangkat bersama ke Kajen hari Minggu sore, 30 April 2016.


Kembali ke Desa Kajen untuk berziarah, setelah sekian lama merantau untuk menuntut ilmu di Bandung, membuat saya flashback. Dulu setelah lulus SD (di Kabupaten Demak) diantar ke sini oleh Abah saya untuk mendaftar ke pesantren (di Kabupaten Pati). Sempat tidak mau, dan menangis karena pertama kali tinggal jauh dari orang tua. Hanya dibekali uang saku, tanpa bawa alat komunikasi apapun (HP, dsb) karena memang dilarang. Malam pertama pun menangis, tetapi tak berlangsung lama saya pun bisa berbaur dengan santri yang lain. Saya tinggal di desa ini enam tahun sejak lulus SD hingga lulus Madrasah Aliyah. Kemudian saya meninggalkan desa ini dan pindah ke Bandung untuk berkuliah.


Kita sekeluarga berangkat dari rumah, di Demak, menggunakan mobil ke lokasi menempuh waktu sekitar 1,5 jam dengan jarak tempuh sekitar 70 km. Sesampainya di Kajen, nuansa pesantren sangat terasa seperti banyak tampak para santri yang berlalu-lalang. Kemudian setelah masuk ke Desa Kajen, kita langsung menuju ke pesarean Syeh Ahmad Mutamakkin untuk berziarah (Bagi yang belum tahu sejarah Desa Kajen dan Syeh Ahmad Mutamakkin banyak yang mengulas sejarahnya, silakan dicari di google kalau berkenan :)). Mengapa saya bilang ini desa santri?, selain banyaknya kaum “sarungan”, sebab di sini terdapat banyak didirikan pondok pesantren. Saking banyaknya terkadang antara satu pondok dengan pondok yang lain berdekatan dalam jarak hanya beberapa langkah.

Setibanya di pesarean, kita akan disambut dengan pemandangan keramaian Kajen sore hari. Sekarang ini banyak yang berjualan es tebu, dan jajanan lain yang dari dulu sudah ada seperti bakso penthol. Ketika masuk ke area di dalam pesarean, kita akan melihat orang duduk, kebanyakan para santri. Saya datang pada hari minggu yang memang bukan hari yang ramai peziarah untuk berdatangan. Dulu ketika saya masih tinggal di pesantren, saya rutin berziarah ke pesarean Syeh Ahmad Mutamakkin setiap kamis malam atau jumat pagi setelah shubuh. Kemudian saat berziarah saya membaca Surat Yasin dan tahlil beserta doa. Ketika kali ini berziarah juga yang saya lakukan tetap sama seperti dahulu. Setelah menjadi tempat untuk berziarah, terkadang di sini juga merupakan “tempat nongkrong” para santri yang sedang menghafal Al-qur’an, tugas hafalan nadhom alfiyah, atau tugas hafalan lainnya.

20170430_165929

Depan Pesarean Syeh Ahmad Mutamakkin

 

Setelah berziarah, kegiatan saya setelahnya adalah pergi ke toko buku di perempatan dekat pesarean. Dulu di sini merupakan tempat saya membeli kitab kuning untuk mengaji di pesantren maupun pelajaran di sekolah. Selain kitab kuning, ada juga buku-buku lain tentang agama. Kebanyakan merupakan terjemahan bahasa Indonesia dari kitab-kitab kuning. Saya di sini membeli buku terjemah dari suatu kitab kuning untuk bacaan dan referensi.

20170430_165039

Toko Buku “HIMMAH” 

 

Setelah semua selesai kegiatan, kami sekeluarga pulang menuju rumah. Cukup sampai sini saja ceritanya tentang kegiatan ziarah ke Kajen. Mungkin saya akan bercerita pengalaman saya merantau di desa ini di postingan yang lain setelah ini.

Terima Kasih 🙂

PhotoGrid_1493558440578

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s